ADVOKASI SOSIAL UNTUK PEREMPUAN BURUH TANI KELOMPOK BARUKAYA DI DESA SUKAMENAK KECAMATAN WANARAJA KABUPATEN GARUT

Isi Artikel Utama

DWI JUHERLIN SEKAR WANGI, Sp,P.S.M,

Abstrak

Advokasi pekerja sosial merupakan upaya untuk memperbaiki atau merubah suatu kebijakan publik sesuaidengan kehendak atau kepentingan masyarakat yang mendesak terjadinya perubahan atau perbaikan. Keterlibatanberbagai pihak dan keikutsertaan kelomppok dalam proses advokasi memberikan nilai edukasi. Tujuan penelitianadalah memperoleh dukungan dari pemerintah desa dalam rangka pengembangan model kelompok Barukaya. Metodepenelitian menggunakan Participatory Action Reseacrh dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui indepthinterview kepada empat informan yang dipilih dengan cara purposive dan terlibat langsung dalam setiap kegiatankelompok Barukaya. Untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Data dianalisis secara kualitatifdan disajikan dalam bentuk narasi, kutipan wawancara, serta penarikan kesimpulan.Hasil review terhadap kelompok Barukaya dapat ditarik kesimpulan bahwa belum maksimalnya dukungan daripemerintah desa terhadap kelompok Barukaya yang ada di Desa Sukamenak. Sehingga diperlukannya upaya advokasisosial kelompok Barukaya agar mendapatkan perhatian dan dukungan yang berupa legalitas formal dari pemerintahdesa. Kegiatan yang dilakukan adalah audiensi dan public hearing, lobbying serta melakukan jejaring (networking)dengan pihak pihak-pihak terkait. Hasil penelitian advokasi sosial kelompok Barukaya adalah terciptanya dukungandari pihak pemerintah desa kepada kelompok Barukaya dengan terbitnya surat keputusan dari pemerintah desa,sehinggakedepannya kelompok Barukaya keberadaannya dijadikan model dalam pemberdayaan masyarakat lainnyadi Desa Sukamenak. Disamping diberikannya bantuan modal usaha dan jejaring kerja.

Rincian Artikel