PELAKSANAAN PROGRAM REHABILITASI SOSIAL BAGI GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI BALAI REHABILITASI SOSIAL GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI PULAU JAWA

Isi Artikel Utama

Eltiga Angga Putra Sihombing
Dwi Yuliani, M.Si, Ph.D
Dra. Windriyanti, MP

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program rehabilitasisosial bagi gelandangan dan pengemis di Balai Rehabilitasi Sosial Gelandangan danPengemis di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder.Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari enam laporan terkait program rehabilitasi sosial di lima balai rehabilitasi sosial gelandangan dan pengemis di Pulau Jawa dan datastandar operasi prosedur (SOP) pelayanan dari masing-masing balai tersebut. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi data sekunder. Adapunteknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas, uji dependability, danuji validitas data. Analisis data sekunder dilakukan melalui proses reduksi data, penyajiandata, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan program rehabilitasi sosial dapat dikajikedalam empat aspek yaitu; proses rehabilitasi sosial, jenis program rehabilitasi sosial,serta faktor pendukung dan penghambat dalam program rehabilitasi sosial. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa proses rehabililitasi sosial di Balai Rehabilitasi SosialGelandangan dan Pengemis di Pulau Jawa sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya.Hasil penelitian juga menjelaskan tentang jenis program rehabilitasi sosial yangdisediakan di Balai Rehabilitasi Sosial Gelandangan dan Pengemis di Pulau Jawa.Program rehabilitasi sosial juga sudah terlaksana dan sesuai dengan kebutuhan WBS.Dalam pelaksanaan program rehabilitasi sosial juga terdapat faktor pendukung danpenghambat yang dapat mempengaruhi berjalannya program. Faktor-faktor tersebutdapat berasal dari warga binaan, pihak balai, ataupun pihak diluar balai. Berdasarkan hasilpenelitian maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program rehabilitasi sosial diBalai Rehabilitasi Sosial Gelandangan dan Pengemis di Pulau Jawa sudah berjalansebagaimana mestinya walaupun masih terdapat hambatan di dalamnya.

Rincian Artikel