PENGGUNAAN PERSPEKTIF TRAUMA-INFORMED CARE PEKERJA SOSIAL DALAM MENDAMPINGI KLIEN REMAJA DENGAN KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN

Authors

  • Erika Putri Wulandari
  • Nurliana Cipta Apsari

Keywords:

Kehamilan tidak diinginkan, trauma, pendampingan psikososial, pekerjaan sosial

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan pada remaja dapat menimbulkan berbagai hal, seperti: penolakan dari lingkungan sekitar, termasuk orang tua; perubahan pada pada tubuh perempuan hamil yang menyebabkan stres hormonal, jika kehamilan tersebut dipertahankan; serta ancaman nyata terhadap masa depan, seperti tidak diperbolehkan untuk bersekolah kembali. Hal ini umumnya lebih berat dialami bagi remaja perempuan. Akibatnya, remaja perempuan dihadapkan dengan peristiwa traumatis kompleks yang mempengaruhinya dalam cara pandangnya tentang dunia dan aktivitas sehari-hari. Artikel ini berfokus pada perspektif trauma-informed care yang bisa digunakan pekerja sosial ketika melakukan pendampingan psikososial kepada klien dengan kehamilan tidak diinginkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif trauma-informed care ini sejalan dengan praktik pekerjaan sosial yang mengutamakan pendekatan holistik dan berbasis pada kekuatan klien, di antaranya dicerminkan oleh prinsip-prinsip trauma-informed care itu sendiri. Penulis merekomendasikan penelitian lanjutan mengenai hal ini karena publikasi terkait trauma-informed care pekerjaan sosial dalam konteks Indonesia masih dinilai terbatas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Penyembuhan Traumatik untuk Keberlangsungan Hidup Korban: Studi Kasus pada Korban Kehamilan Tidak Diinginkan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita Yogyakarta. Welfare: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 8(2), 164-181. https://doi.org/10.14421/welfare.2019.082-04

Azinar, M. & Amalia, E. H. (2017). Kehamilan Tidak Diinginkan pada Remaja. Higeia: Journal of Public Health Research and Development, 1(1), 1-7. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/article/view/13999/7644

Bolton., K. W., Hall, J. C. & Lehmann, P. (2022). Theoretical Perspectives for Direct Social Work Practicce: A Generalist-Eclectic Apprach. Springer Publishing Company.

Clark, C., Classen, C. C., Fourt, A. & Shetty, M. (2015). Treating the Trauma Survivor: An Essential Guide to Trauma-Informed Care. Taylor & Francis.

Ermiati, Munigar, A. S., Enurhasanah, E., Aliman, F., Restu, P. & Aulya, D. (2021). Gambaran Respon Remaja yang Mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD): Studi Literatur. Journal of Maternity Care and Reproductive Health, 4(2), 154-170. Retrieved from http://mcrhjournal.or.id/index.php/jmcrh/article/view/185/pdf

Goelitz, A. (2021). From Trauma to Healing: A Social Worker’s Guide to Working with Survivors (2nd edition). Taylor & Francis.

Knight, C. (2018). Trauma-informed supervision: Historical antecedents, current practice, and future directions. The Clinical Supervisor, 37(1), 7-37. https://doi.org/10.1080/07325223.2017.1413607

Levenson, J. (2017). Trauma-Informed Social Work Practice. Social Work, 62(2), 105-113. https://doi.org/10.1093/sw/swx001

Mashabi, S. (2020). BKKBN: Kehamilan Tak Diinginkan di Indonesia Rata-rata 17,5 Persen. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2020/06/30/15030631/bkkbn-kehamilan-tak-diinginkan-di-indonesia-rata-rata-175-persen

Mersky, J. P., Topitzes, J. & Britz, L. (2018). Promoting Evidence-Based, Trauma-Informed Social Work Practice. Journal of Social Work Education, 55(4), 645-657. https://doi.org/10.1080/10437797.2019.1627261

Payne, M. (2014). Modern Social Work Theory. London, UK: Palgrave Macmillan.

Poole, N. & Greaves, L. (2012). Becoming Trauma Informed. Centre for Addiction and Mental health. Paliyama, J. K., Susilowati, E., & Rahayuningsih, E. (2021). Resiliensi Perempuan Dengan Kehamilan Tidak Diinginkan Di Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos), 3(02), 108-125.

Tuwu, D., Sarina, W. O. & Bahtiar. (2020). Pendampingan Psikososial Pekerja Sosial pada Anak Korban Kekerasan Seksual di Kota Kendari. Jurnal Neo Societal, 5(4), 426-439.

Wawan, J. H. (2021). Kehamilan Tak Diinginkan Meningkat Selama Pandemi, Gara-gara WFH? detikHealth. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5746197/kehamilan-tak-diinginkan-meningkat-selama-pandemi-gara-gara-wfh

Wulandari, P., Fihastutik, P. & Arifianto, A. (2019). Pengalaman Psikologis Kehamilan Pranikah pada Usia Remaja di Kelurahan Purwosari Kecamatan Mijen. Journal of Holistic Nursing Science, 6(2), 64-73. https://doi.org/10.31603/nursing.v6i2.2649

Published

2022-07-01

How to Cite

Erika Putri Wulandari, & Nurliana Cipta Apsari. (2022). PENGGUNAAN PERSPEKTIF TRAUMA-INFORMED CARE PEKERJA SOSIAL DALAM MENDAMPINGI KLIEN REMAJA DENGAN KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN. Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial, 21(1). Retrieved from https://jurnal.poltekesos.ac.id/index.php/peksos/article/view/540

Issue

Section

Peksos