PEMBENTUKAN SELF STIGMA ORANG DENGAN HIV/AIDS BINAAN LEMBAGA SOSIAL MASYARAKAT LENSA SUKABUMI

Isi Artikel Utama

Virgiawan Bagaskara
Ellya Susilowati

Abstrak

Self-stigma merupakan salah satu stigma yang terdapat pada Orang dengan HIV-AIDS (ODHA). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang Self-stigma pada ODHA yang mendapatkan layanan dari Lembaga Rehabilitasi LENSA Sukabumi. Aspek-aspek yang diteliti dari tahapan Self-Stigma yaitu kesadaran (awarness), persetujuan (acceptance), aplikasi (aplication), dampak (harm) dari pengucilan, stereotip dan diskriminasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif terhadap empat orang ODHA yang memiliki kasus merasa dikucilkan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (indepth interview), observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan tahapan self stigma yang dilalui ODHA sebagai berikut (1) kesadaran stigma yaitu merasa diri negative dan merasa berbeda; (2) persetujuan yaitu menyetujui bahwa pandangan stigma itu benar karena memiliki asumsi bahwa anggapan orang lain buruk; (3) aplikasi dan dampak stigma diri yaitu melakukan self harm, menarik diri dari lingkungan. Berdasarkan temuan tersebut direkomendasikan kepada LSM Lenda untuk merancang program untuk meningkatkan pandangan positif terhadap diri sendri melalui kelompok bantu diri

Rincian Artikel