TEKNOLOGI PERENCANAAN DALAM PEMBENTUKAN KELOMPOK USAHA BERSAMA FAKIR MISKIN (KUBEFM) BERBASIS ASET DI DESA MARGAMULYA KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG

Isi Artikel Utama

Natalia Christiani Maloringan
TM. Marwanti
Lina Favorita Sutiaputri

Abstrak

KUBE merupakan salah satu program yang diberikan untuk mengentaskan kemiskinan dengan cara memberdayakan masyarakat. KUBE yang ada di Kabupaten Bandung sejak 2009 masih menjadi program andalan dalam memberdayakan masyarakat salah satunya di Kecamatan Pangalengan Desa Margamulya. Keberadaan KUBE yang telah ada 13 tahun nyatanya masih memiliki kekurangan saat proses implementasinya dengan masih adanya KUBE stagnan atau tidak aktif yang menurut hasil penelitian karena kurangnya perencanaan pada tahapan awal pembentukan KUBE.Maka penelitian ini dibuat bertujuan untuk bisa meminimalisir KUBE stagnan akibat kurangnya perencanaan KUBE ditahapan awal. Peneliti menemukan selama proses asesmen bahwa ada usaha dari target KUBE yang dilakukan spontan saat baru akan menerima KUBE, produk KUBE yang diberikan tidak sesuai dengan rintisan usaha target dan kualitas produk KUBE juga dinilai target sasaran masih kurang dari yang diharapkan.Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dimana peneliti akan membandingkan hasil penerapan KUBE dengan dan tanpa teknologi perencanaan pembentukan awal. Penelitian ini mengujicobakan desain teknologi perencaaan dalam pembetukan kelompok usaha KUBE-FM sehingga ada beberapa perbaikan langkah-langkah penerapana teknologi ini. Hasil dari penelitian menyebutkan bahwa teknologi mudah dan bisa digunakan untuk merancang KUBE sebelum program KUBE tersebut masuk ke Kecamatan Pangalengan Desa Margamulya agar pemerintah desa dan pendamping KUBE bisa memiliki persiapan dan KUBE yang menerima bantuan juga lebih mampu mengembangkan usahanya.

Rincian Artikel