DESAIN PENDEKATAN EMOTIF DALAM MENURUNKAN PERILAKU AGRESIF KLIEN DI BALAI REHABILITASI SOSIAL KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA GALIH PAKUAN BOGOR

Isi Artikel Utama

Erniwati Sihombing
Jumayar Marbun
Meiti Subardhini

Abstrak

Permasalahan yang dikaji adalah klien yang mengalami agresivitas, baik agresivitas emosional maupun instrumental saat menjalani program rehabilitasi sosial di BRSKPN Galih Pakuan Bogor. Pada dasarnya manusia menyimpan sesuatu yang bersifat emotif daripada yang bersifat logika sehingga kejadian emotif akan mudah tersimpan dalam memori jangka panjang manusia tersebut. Pendekatan emotif adalah suatu usaha untuk mengunggah perasaan individu dalam meyakini, memahami dan menghayati sesuatu. Pendekatan emotif merupakan serangkaian terapi yang melibatkan kognitif, emotif dan perilaku dalam menurunkan perilaku agresif korban penyalahgunaan NAPZA yang sedang menjalani program rehabilitasi sosial. Pendekatan emotif dalam penelitian ini terdari dari REBT, teknik relaksasi dan terapi kursi kosong. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara empiris dan melakukan analisis tentang 1) Pendekatan emotif dalam menurunkan perilaku agresivitas instrumental dan verbal 2) menyusun desain pendekatan emotif dalam menurunkan perilaku agresif melalui penelusuran praktik sendiri dan praktik orang lain serta studi literatur dan 3) menyempurnakan desain pendekatan emotif dalam menurunkan perilaku agresif. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian data sekunder dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian menggunakan sumber datasekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur dan hasil praktik orang lain. Pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah pemeriksaan keabsahan kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), ketergantungan (dependability), dan kepastian (Confirmability). Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dan Expert Judgment.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa desain pendekatan emotif dirancang untuk memberikan sejumlah terapi dalam menurunkan perilaku agresif klien. Desain ini melibatkan konselor adiksi dan pekerja sosial adiksi sebagai terapis.

Rincian Artikel