STRATEGY TO RAISE AWARENESS OF INFORMAL SECTOR WORKERS TOWARDS PARTICIPATION IN THE BPJS EMPLOYMENT SOCIAL SECURITY PROGRAM: A DESCRIPTIVE ANALYSIS OF THE WELERI MARKET, KENDAL DISTRICT, CENTRAL JAVA PROVINCE
DOI:
https://doi.org/10.31595/lindayasos.v7i1.1705Keywords:
Awareness building, Informal workers, Social protection, JEMPOL TANGGUHAbstract
Awareness-building strategies are essential to increase understanding and participation of informal sector workers in social protection programs. This study aims to describe the development of an awareness-building model for informal workers in Weleri Market in relation to their participation in the Employment Injury Insurance (JKK) and Death Insurance (JKM) programs of BPJS Ketenagakerjaan. Using a qualitative descriptive method, data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews. Informants consisted of representatives from BPJS Ketenagakerjaan, the Manpower Office, the Market Management Unit (UPTD), and Weleri Market traders. The findings indicate that existing outreach efforts such as direct socialization, printed media, social media, and the JMO application have not been implemented consistently and are not yet fully accessible or understood by informal workers. Participation is shaped by internal factors (self-awareness, understanding of benefits, family support) and external factors (service access, age, digital literacy). Based on these findings, the study formulates the JEMPOL TANGGUH model (Jaminan Sosial Pekerja Lokal Tanggap, Unggul, dan Humanis) as a community-based strategy to strengthen workers’ awareness and participation. This model emphasizes structured, continuous, and contextual interventions through multi-stakeholder involvement, aiming to enhance information delivery, improve worker capacity, and build a more inclusive and responsive social protection ecosystem in traditional market settings.
Downloads
References
Alam, A. S., & Prawitno, A. (2015). Pengembangan Kapasitas Organisasi dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bone. Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(2), 93–104. Diakses melalui https://journal.unhas.ac.id/index.php/government/article/view/110 pada tanggal 26 Februari 2025.
Adi Fahrudin. (2014). Pengantar kesejahteraan sosial. Bandung: Alfabeta
Asian Development Bank. (2013). Social Protection Operational Plan 2014–2020: Promoting Inclusive Growth. Manila: ADB. Pada 26 Februari 2025.
Aziz, M. A., & Yuliarmi, N. N. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi pekerja informal dalam program BPJS Ketenagakerjaan di Kota Denpasar. Jurnal Pekerjaan Sosial, 9(1), 45–57. Diakses melalui https://jurnal.harianregional.com/eep/id-98737 pada 23 Januari 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2024. Badan Pusat Statistik. Diakses melalui. Pada 23 Januari 2025.
Bisjoe, A. R. H. (2018). Menjaring Data dan Informasi Penelitian Melalui FGD (Focus Group Discussion): Belajar dari Praktik Lapang. Info Teknis EBONI, 15(1), 17–27. Diakses melalui https://www.neliti.com/publications/491912/menjaring-data-dan-informasi-penelitian-melalui-fgd-focus-group-discussion-belaj pada 16 Maret 2025.
BPJS Ketenagakerjaan. (2020). Panduan program JKK dan JKM untuk pekerja informal. BPJS Ketenagakerjaan. Diakses melalui https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/peraturan.html pada 23 Januari 2025.
Dwi Heru Sukoco. (1991). Profesi pekerjaan sosial dan proses pertolongan. KOPMA STKS Bandung.
Fahrudin, M. (2012). Teori dan praktik pekerjaan sosial di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Grindle, M. S. (1997). Getting Good Government: Capacity Building in the Public Sectors of Developing Countries. Harvard University Press.
Haris, A. M. A. (2023). Pengantar metode praktik pekerjaan sosial. Yogyakarta: Deepublish.
Hastjarjo, D. (2005). Sekilas tentang kesadaran (consciousness). Buletin Psikologi, 13(2), 118–125. pada 24 Januari 2025.
Huraerah, A. (2022). Kesejahteraan Sosial dan Kebijakan Sosial. Bandung: Refika Aditama.
International Labour Organization (ILO). (2018). Women and men in the informal economy: A statistical picture. Geneva: International Labour Organization. Diakses melalui https://www.ilo.org/publications/women-and-men-informal-economy-statistical-picture-third-edition pada 24 Januari 2025.
Irawan, R. (2016). Manajemen Pelayanan Publik. Bandung: Pustaka Setia.
Milen, A. (2006). What Do We Know About Capacity Building? An Overview of Existing Knowledge and Good Practice. Geneva: WHO. Pada 12 April 2025.
Nilasari, S. (2013). Manajemen strategi itu gampang untuk pemula & orang awam. Jakarta: Dunia Cerdas. Diakses melalui https://eskripsi.usm.ac.id/detail-G31A-960.html pada 25 Januari 2025.
Ocktilia, H., & Vijayanti, D. (2018). Perlindungan sosial bagi keluarga miskin peserta Program Keluarga Harapan di Kabupaten Buton Selatan. PEKSOS: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial, 17(1), 13–24. Diakses melalui https://jurnal.poltekesos.ac.id/index.php/lindayasos/article/view/216/177 pada 19 Juni 2025.
Peraturan Bupati Kendal Nomor 20 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kendal. Pada 10 April 2025.
Peraturan Bupati Kendal Nomor 40 Tahun 2023 tentang Standar Harga Satuan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal. Diakses melalui https://peraturan.bpk.go.id/Details/269882/perbup-kab-kendal-no-40-tahun-2023 pada 20 Mei 2025.
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Cara Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Diakses melalui https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/peraturan.html pada 25 Januari 2025.
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial. Diakses melalui https://peraturan.bpk.go.id/Details/195976/permenaker-no-5-tahun-2021 pada 25 Januari 2025.
Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Diakses melalui https://peraturan.bpk.go.id/Details/5612 pada 25 Januari 2025.
Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua. Diakses melalui https://peraturan.bpk.go.id/Details/5614/pp-no-46-tahun-2015 pada 25 Januari 2025.
Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2013 tentang Penanggulangan Pekerja di Sektor Informal. Diakses melalui https://peraturan.bpk.go.id/Details/41479/perpres-no-109-tahun-2013 pada 25 Januari 2025
Sampson, M., & Kenny, C. (2016). Social protection systems in developing countries: The role of the informal sector. Journal of Development Studies, 52(1), 103–122.
Santoso, M., & Rahayu, D. S. (2020). Strategi penumbuhan kesadaran pekerja informal terhadap program JKK dan JKM di Indonesia. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 6(1), 34–45. Diakses melalui pada 24 Januari 2025.
Sheafor, W. B., & Horejsi, C. R. (2003). Techniques and Guidelines for Social Work Practice. Pearson.
Siswoyo, B. E., Prabandari, Y. S., & Hendrartini, Y. (2015). Kesadaran pekerja sektor informal terhadap program jaminan kesehatan nasional di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 4(4), 118–125. Diakses melalui https://journal.ugm.ac.id/jkki/article/view/36116/21123 pada 24 Januari 2025.
Soleh, A., et al. (2013). Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi Publik. Yogyakarta: Gava Media.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharto, E. (2014). Pembangunan, Kebijakan Sosial, dan Pekerjaan Sosial: Spektrum Permasalahan Sosial dan Penanganannya di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.
Surat Edaran Nomor 400/4450/2022 tentang Gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kendal Peduli Pekerja Rentan. Pada 10 April 2025.
Surat Edaran Nomor 500.15.14.2/250/DISPERINAKER tentang Gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kendal Peduli Pekerja Rentan. Pada 10 April 2025.
Syachrezi, R., Martini, R., & Marlina, N. (2023). Implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit. Jurnal Sosial dan Kebijakan Publik, 5(2), 123–138. Diakses melalui https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/40728/29695 pada 24 Januari 2025.
Syamsudin, A. B. (2017). Benang-benang merah teori kesejahteraan sosial (Edisi ke-1). Ponorogo: WADE.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Diakses melalui https://peraturan.bpk.go.id/Details/39268 pada 25 Januari 2025.
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Diakses melalui https://peraturan.bpk.go.id/Details/40787 pada 25 Januari 2025.
UNDP. (2009). Capacity Development: A UNDP Primer. United Nations Development Programme.
World Health Organization. (2012). Health system financing: The path to universal health coverage. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Dina Setya Rahayu, Helly Ocktilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Author(s) who published in this journal agree to following terms:
- Author(s) must understand and agree that the copyright script in published owned by the Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial. The copyright includes reproducing and selling the manuscript to all parties.
- Everyone can cite every manuscript published in Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial for educational purposes, with the author's name and the Jurnal Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial on reference.





