PERKEMBANGAN KUBE RIZKI BERKAH SEMPER TIMUR PERSPEKTIF SINERGI KAPITAL SOSIAL

Authors

  • ROTUA SIRINGORINGO Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Alfred Ayub Moses Padwa Universitas Cenderawasih, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31595/lindayasos.v8i1.1764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Rizki Berkah yang berlokasi di Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara, dengan menggunakan pendekatan sinergi modal sosial. Secara umum, fokus penelitian ini adalah menelaah bagaimana hubungan sosial dan kolaborasi yang terbentuk dapat mendorong penguatan kelompok usaha. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi struktur jaringan sosial dalam KUBE Rizki Berkah serta interaksi antara kelompok dengan pihak pemerintah dan sektor swasta. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung guna memperoleh pemahaman yang menyeluruh terhadap dinamika sosial dan aktivitas kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUBE Rizki Berkah memiliki ikatan internal yang solid serta menjalin hubungan baik dengan pemerintah dan komunitas sekitar. Terbangun sinergi antara pemerintah, KUBE, kelompok usaha lain, dan Kelompok Wanita Tani yang mencerminkan hubungan saling melengkapi (complementary) dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara KUBE menunjukkan peran aktif melalui inovasi dan kolaborasi. Sinergi ini memperkuat akses terhadap sumber daya, memperluas jaringan pasar, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, terdapat kedekatan yang kuat (embeddedness) antara KUBE dengan Dinas Sosial dan kelurahan setempat, yang ditunjukkan melalui komunikasi yang baik dan rasa saling percaya. Kendati demikian, keterbatasan modal menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, keterlibatan sektor swasta dan lembaga pendidikan sangat penting dalam mendukung keberlanjutan KUBE. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penguatan KUBE ke depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi, I. R. (2008). Intervensi komunitas: Pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Rajawali Pers.

Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. (2022). Badan Pusat Statistik Provinsi Dki Jakarta. Badan Pusat Statistik Provinsi Dki Jakarta. https://jakarta.bps.go.id

Badan Pusat Statistika. (2022). Pandemi COVID-19 Membayangi Kemiskinan di Jakarta Utara. https://jakutkota.bps.go.id/id/pressrelease/2022/08/15/271/pandemi-covid-19-membayangi-kemiskinan-di-jakarta-utara.html

Bourdieu, P. (1986). THE FORMS OF CAPITAL. Greenwood Press.

Bryman, A. (2012). Social research methods (4th ed). Oxford University Press.

Coleman, J. S. (1988). Social Capital in the Creation of Human Capital. The American Journal of Sociology, 94, S95–S120.

Djamba, Y. K., & Neuman, W. L. (2002). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. Teaching Sociology, 30(3), 380. https://doi.org/10.2307/3211488

Fukuyama, F. (1996). Trust: The social virtues and the creation of prosperity (1. Free Press paperback ed). Free Press.

Hidalgo, G., Monticelli, J. M., & Vargas Bortolaso, I. (2024). Social Capital as a Driver of Social Entrepreneurship. Journal of Social Entrepreneurship, 15(1), 182–205. https://doi.org/10.1080/19420676.2021.1951819

Huang, X. (2019). Understanding Bourdieu—Cultural Capital and Habitus. Review of European Studies, 11(3), 45. https://doi.org/10.5539/res.v11n3p45

Jakpreneur. (2023). JakPreneur. https://jakpreneur.jakarta.go.id/index#header-wrap

Kelompok Usaha Bersama. (2015). Petunjuk Teknis Kelompok Usaha Bersama (KUBE) (Jakarta). Kementerian Sosial Republik Indonesia. //kms.kemenkopm.go.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D1450%26keywords%3D

Lathifah, N. (2019). PROGRAM KUBE BERDAYAKAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI WIRAUSAHA SOSIAL. Dinas Sosial Kota Palangka Raya. https://dinsos.palangkaraya.go.id/program-kube-berdayakan-masyarakat-miskin-melalui-wirausaha-sosial/

Martínez, L. M., & Úcar, X. (2022a). The generation of community social capital in the Poble Sec community plan (Barcelona). Community Development, 53(4), 477–498. https://doi.org/10.1080/15575330.2021.1987487

Martínez, L. M., & Úcar, X. (2022b). The generation of community social capital in the Poble Sec community plan (Barcelona). Community Development, 53(4), 477–498. https://doi.org/10.1080/15575330.2021.1987487

Permensos No. 25 Tahun 2015. (t.t.). Permensos No. 25 Tahun 2015. Database Peraturan | JDIH BPK. Diambil 11 Agustus 2025, dari http://peraturan.bpk.go.id/Details/130345/permensos-no-25-tahun-2015

Putnam, R. D. (1995). Bowling Alone: America’s Declining Social Capital. Journal of Democracy, 6(1), 65–78.

Rubin, A., & Babbie, E. (2017). Research Methods for Social Work. Cengage Learning.

Social Capital and Poor Communities. (2001). https://www.jstor.org/stable/10.7758/9781610444828

Suharto, E., SSuuhhaarrttoo, Ee., Suharto, E., Depan, T., DDeeppaann, Tt., & Depan, T. (t.t.). Islam, Modal Sosial dan Pengentasan Kemiskinan.

Woolcock, M., & Narayan, D. (2000). Social Capital: Implications for Development Theory, Research, and Policy. The World Bank Research Observer, 15(2), 225–249. https://doi.org/10.1093/wbro/15.2.225

Downloads

Published

2026-07-23

How to Cite

SIRINGORINGO, R., & Padwa, A. A. M. (2026). PERKEMBANGAN KUBE RIZKI BERKAH SEMPER TIMUR PERSPEKTIF SINERGI KAPITAL SOSIAL . Jurnal Ilmiah Perlindungan Dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos) , 8(1). https://doi.org/10.31595/lindayasos.v8i1.1764

Citation Check