Peran Teman Sebaya Dalam Pencegahan Perilaku Bullying di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 19 Bandung
DOI:
https://doi.org/10.31595/rehsos.v8i1.1872Abstract
Bullying masih menjadi permasalahan yang terus terjadi di lingkungan sekolah, khususnya dalam relasi teman sebaya. Mengingat besarnya pengaruh teman sebaya terhadap pembentukan perilaku siswa, kelompok ini memiliki potensi yang signifikan dalam upaya pencegahan bullying. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui peran teman sebaya dalam mencegah bullying pada siswa di SMAN 19 Bandung dengan berfokus pada aspek dukungan sosial, agen sosialisasi, dan role model. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sebanyak 92 siswa yang ditentukan melalui teknik probability sampling dengan stratified random sampling. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa peran teman sebaya dalam pencegahan perilaku bullying memperoleh nilai sebesar 79,08% dan berada pada kategori berperan. Teman sebaya dinilai berpengaruh dalam membentuk perilaku anti-bullying melalui kebiasaan saling mengingatkan, membangun komunikasi yang positif, dan menciptakan hubungan pertemanan yang suportif. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa siswa cenderung lebih mudah memberikan dukungan emosional dan perhatian dibandingkan terlibat secara langsung dalam menghadapi situasi bullying. Oleh karena itu, diperlukan penguatan terhadap keberanian sosial dan keterlibatan aktif siswa untuk mengoptimalkan peran teman sebaya dalam pencegahan bullying. Untuk mencapai tujuan tersebut, dirancang intervensi berupa edukasi kelompok sebaya yang berfokus pada penguatan peran teman sebaya dalam mencegah perilaku bullying.
References
[1] Adnan, I. M., Ridwan, M., & Siregar, V. A. (2020). Menjelaskan bahwa Penyuluhan Hukum tentang Pemahaman Siswa Sekolah Menengah Kejuruan terhadap Bullying dalam Perspektif Hukum Pidana dan Perdata di SMK Dr. Indra Adnan Indragiri College Tembilahan. KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 1(3), 167–173. https://doi.org/10.37010/kangmas.v1i3.126
[2] Andrews, N. C. Z., Cillessen, A. H. N., Craig, W., Dane, A. V., & Volk, A. A. (2023). Bullying and Abuse of Power. International Journal of Bullying Prevention, 5(3), 261–270. https://doi.org/10.1007/s42380-023-00170-0
[3] Ardhiyanti, Y. (2022). Analisis Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Terjadinya Perilaku Bullying. 70–76.
[4] Asyia, A. D., Sinurat, G. D. N., Aufa Dianto, N. I. S., & Apsari, N. C. (2023). PENGARUH PEER GROUP TERHADAP PERKEMBANGAN SELF ESTEEM PADA REMAJA The Influence of Peer Groups on the Development of Adolescent Self-Esteem. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 147. https://doi.org/10.24198/jppm.v3i3.49286
[5] Benson, P., & Bundick, M. (2020). Erikson and Adolescent Development. Journal of Child and Youth Care, 25, 195–205. https://doi.org/10.5195/jcycw.2015.81
[6] Chasanah, R., & Riyadh, A. (2024). Peran badan permusyawaratan desa dalam merencanakan pembangunan desa medalem, 2351–2367.
[7] Christanti, A., & Caroline Lisa Setia Wati. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Rantau Berdomisili DiDormitory Unika Atma Jaya. Psiko Edukasi, 106–122. https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v21i2.4947
[8] Darmawan, A. K. N. (2015). KECAMATAN DENPASAR BARAT. 29–39.
[9] Febrianti, R., Soesilo, T. D., & Setyorini. (2019). PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP PERGAULAN KELOMPOK SEBAYA SISWA KELAS XI ( TEKNIK ELEKTRONIKA. X(1), 124–132.
[10] Furidha., W. (2024). Comprehension of Descriptive Qualitative Research Method: a Critical Assessment of the Literature. Journal of Multidisciplinary Research. https://doi.org/10.56943/jmr.v2i4.443
[11] Ghani. A., Saripah, I., & Nadhirah, N. A. (2023). Role Model Siswa Dalam Menentukan Karir Remaja. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 123–130. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i1.4118
[12] Izzani, Selva Octaria, & Linda Linda. (2024). Perkembangan Remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578
[13] Nugroho, I., & Ilmu Sosial, J. (2025). Peran Teman Sebaya dalam Mencegah Bullying di Sekolah Menengah Atas Negeri 9 Bogor. Al Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4, 3798–3799. https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.1842
[14] Kementerian Keuangan (2025). Peraturan Menteri Keuangan No. 32 Tahun 2025 Tentang Satandar Biaya Masukan Tahun 2026
[15] KemenPPPA RI . Data Dinas Pembemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung (2025). Jumlah Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Bandung 2025.
[16] Komisi Perlindungan Anak Indonesia (2025). Korban Kasus Perundungan Bullying Berdasarkan Pengaduan ke KPAI 2025. Jakarta: KPAI
[17] Kurniawan, Y., & Sudrajat, A. (2018). Peran teman sebaya dalam Membentuk karakter siswa di Madrasah Tsanawiyah. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 149–163. https://doi.org/10.21831/socia.v15i2.22674
[18] Leswidyanti, J. S., Abdullah, M. N. A., & Mujayapura, M. R. R. (2025). Peran Peer Group Dalam Pembentukan Identitas Pada Remaja. 164–170. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i1.4999
[19] Maryuni, Sri, N., & Simanjuntak, H. (2023). Perilaku dan softskill dalam kesehatan.
[20] Nasution, N. C. (2018). Dukungan teman sebaya dalam peningkatan motivasi belajar. 159–174.
[21] Paramita, S., Palipung, R. Y., & Ni’matuzahroh. (2024). Impact of Bullying on Adolescent : A Systematic Review. International Journal of Scientific Research and Management, 2092–2100. https://doi.org/10.18535/ijsrm/v12i12.sh01
[22] Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung (2024). Survei Nasional Pengalaman Hidup anak dan Remaja.
[23] Pramono, W., & Dwiyanti Hanandini. (2022). TINDAK KEKERASAN TERHADAP ANAK DI LINGKUNGAN SEKOLAH: Bentuk dan Pelaku. Jurnal Administrasi Publik Dan Pemerintahan, 1–12. https://doi.org/10.55850/simbol.v1i1.6
[24] Ramadhan, M. F., Siroj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Uji Validitas and Reliabilitas. Journal on Education, 6(2), 10967–10975. https://doi.org/10.31004/joe.v6i2.4885
[25] Salmivalli, C. (2010). Aggression and Violent Behavior Bullying and the peer group realtionship : A review. 15, 112–120. https://doi.org/10.1016/j.avb.2009.08.007
[26] Santrock, J. W. (2019). ADOLESCENCE, Sevententh Edition (17th ed.). McGraw-Hill Education.
[27] Simamora, B. (2022). Skala Likert, Penggunaan dan Jalan Keluarnya. Jurnal Manajemen, 84–93. https://doi.org/10.46806/jman.v12i1.978
[28] Solahudin, S., Sagita, I., & Sutisna, J. (2022). OPTIMALISASI PERAN LITBANG DALAM MEWUJUDKAN KEGIATAN SATU PINTU DI KOTA BANDUNG. 302–308.
[29] Sugiyono. (2023). Metode Pada Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D, Bandung. Alfabeta. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.69860/nobel.9786053359265.6
[30] Supiadi, E., & Rosilawati. (2026). Pekerjaan Sosial Bidang Pendidikan. Pustaka Press Indonesia.
[31] Susilowati, E., (2020). Praktik Pekerja Sosial Dengan Anak. Bandung. Poltekesos Press
[32] Susilowati, E., (2022). Praktik Perlindungan Terhadap Anak Terlantar di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak. Sosio Informa. https://doi.org/10.31595/inf.v8i1.2981
[33] Susilowati, E., & Achmad, W. (2022). The Role of Social Workers in Handling Street Children in the City of Bandung. Central European Management Journal.
[34] Suwanto, I., Mayasari, D., & Dhari, N. W. (2021). Analisis Peran Teman Sebaya dalam Menentukan Keputusan Karier. Counsellia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 11(2), 168–179. https://doi.org/10.25273/counsellia.v11i2.10101
[35] Undang-Undang No. 14 Tahun (2019) Tentang Pekerjaan Sosial
[36] Usman., 2021. (2021). Perilaku Bullying Ditinjau Dari Peran Teman Sebaya Dan Iklim di Sekolah Pada Siswa SMA Di Gorontalo. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.
[37] Wardani, I. R. W., Putri Zuani, M. I., & Kholis, N. (2023). Teori Belajar Perkembangan Kognitiv Vygotsky dan Implikasinya dalam Proses Pembelajaran. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam. https://doi.org/10.58577/dimar.v4i2.92
[38] World Health Organization (2024). Adolescent Health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health
[39] Zastrow, C. (2017). Introduction Social Work and Social Welfere: Empowering People (12 th ed). Change Learning.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Warda Syifa Ardhia, Ellya Susilowati, Nahar Nahar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Policy for Journals that offer open acces
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





